Sunday, June 27, 2010

Kawan Dan Pesan

Kawan — keringkanlah airmatamu jangan tumpah
jangan jatuh ia walau setitis, jangan kawan
karena itu hanyalah baru permulaan cuma
dari sebuah perjalanan yang maha jauh, jauh

Kawan — jika kehidupan itu laksana kota binaan
maka ia dibangunkan hanya untuk menjadi hiasan
bukan untuk kemegahan, kediaman atau diwariskan
karena detak jantung kita akan terhenti akhirnya
untuk kembali berdenyut kekal di sana selama

Kawan — pesanku padamu hanya satu yang itu
pahatkan kalimah tauhid dalam jiwamu berpadu
jangan banyak berduka dan bersusah hati
apa yang telah ditentukan itulah yang terjadi

Kawan — tetaplah di hadapan gerbang pintu Tuhanmu
Barang yang teguh ke langit tegaklah ia di bumi!

Dari tarikan nafas,
abuyon
Madrasah Sains
10 November 1999, 8.30 malam



Sungguh Tuhan, Engkau Maha Kaya
patahku ini ilham dari-Mu
adalah untukku sendiri

5 comments:

  1. Sahabatku, salam.

    Di sebalik pencarian yang sukar
    kita mensasarkan sesuatu
    yang indah dan jernih
    untuk bekal pulang
    ke sana

    mengalirlah sungai kehidupan
    di sisi tebingnya kita berdiri

    ReplyDelete
  2. salam sahabatku, sejahtera buatmu.
    kawan ialah yang berkata BENAR dengan kita, bukan yang memBENARkan kata kata kita, guane gamok?

    ReplyDelete
  3. salam zawawi,

    Banyak dan beratnya
    ujian Tuhan adalah
    pendidikan untuk
    hamba-Nya

    Dan tiap ujian itu
    ada hikmahnya
    untuk kita

    Yup, atas kitalah
    menerimanya
    bagaimana

    ReplyDelete
  4. salam kelompen,

    Benar patahmu itu sahabat,
    dan kawan yang benar
    membenarkan kata
    kita yang benar

    Dan tak membenarkan
    kata kita yang tak
    benar

    Berkata benar walaupun
    pahit

    ke guane

    ReplyDelete
  5. berkata benar itu seperti menggengam bara, sangat berat kawan apalagi ada budaya ewuh pekewuh

    ReplyDelete