Wednesday, March 17, 2010

Denyutnya Jantung Kita

Hey anak-anak yang comot dan kurus
Di mana saja kau bermain dan tidur
menutup mata tanpa bantal dan
selimut adalah nikmat yang tak
pernah kami kecap dan rasa

Rumahmu – atapnya adalah langit,
lantainya adalah bumi meski
hanyir dan hitam-hitam

Pakaianmu kain lap meja, makanmu
basi dan sisa, tetapi di bibirmu
terukir senyum sentiasa

Hey kawan, denyutnya jantung
kita, meski kau dan aku tak
pernah merasa

Merdekanya lebih dari kita,
meski kau dan aku sering
melaungkannya

Menyerah kepada Tuhan,
dulu mereka dari kita!

Dari tarikan nafas,
abuyon
Madrasah Sains
27 September 09 1.30 tengahari

9 comments:

  1. siapa gerangan nak-anak yang comot itu?
    bisa lebih bahagia dari kita
    kerana merasa diri tanpa urusan berat
    mencari kehidupan yang penuh sarat...
    kita sering disibukkan oleh keperluan diri yang tak pernah mahu berhenti...

    ReplyDelete
  2. anak anak ini walau sederhana zahirnya, batinnya adalah tafsir akal, tajam matanya.
    beratap langit, berdinding ruang, dalam payah mereka akur, andai takdir mengatasi tadbir...puisi yang baik, pemerhatian yang dalam..

    ReplyDelete
  3. Boleh hantar mana-mana sajak yang dianggap terbaik dan tidak sensitif. Hantar 2 - 3 kali ke Jendela Timur dalam masa setahun.

    ReplyDelete
  4. salam fauzi,

    Anak-anak comot itu barangkali
    ada dalam diri kita!

    ReplyDelete
  5. salam kelompen,

    Seperti air tenang jangan disangka
    tiada buaya, diam-diam ubi!

    Sungguh, anak-anak adalah anugerah,
    anak-anak adalah masa depan kita
    kitalah yang mencorakkannya!

    ReplyDelete
  6. salam cikgu,

    Terima kasih atas tunjuk ajar. Minggu hadapan,
    saya akan menghantarkannya, Insya-Allah!

    Kalau suratkhabar, yang bagusnya yang
    mana?

    ReplyDelete
  7. Salam Abuyon,

    "lama tiada hadir ke sini",

    "jemputlah ke laman http://diksi345.blogspot.com/
    moga ke temu".

    ReplyDelete
  8. emmm! anda telah memenangi Anugerah Beautiful Blogger sila ke situs saya

    ReplyDelete
  9. Sejuta terima kasih, sahabat. Moga Allah memberkati!

    ReplyDelete